Usai Jadi Tersangka, Kadis Perikanan Morowali dan Dua Rekannya Dijebloskan ke “Hotel Prodeo” di Kolonodale

    Usai Jadi Tersangka, Kadis Perikanan Morowali dan Dua Rekannya Dijebloskan ke “Hotel Prodeo” di Kolonodale
    Tampak Kadis Perikanan inisial F di gelandang ke mobil tahanan

    MOROWALI, Sulawesi Tengah– Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Morowali berinisial F bersama dua rekannya resmi ditahan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Morowali. Penahanan dilakukan usai mereka ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perahu fiber senilai Rp3, 9 miliar. 

    Ketiganya langsung dijebloskan ke rumah tahanan di Kolonodale, yang akrab disebut “hotel prodeo”.
    Kasus ini mencuat setelah tim penyidik menemukan indikasi penyimpangan dalam pengadaan 8 unit perahu fiber untuk Dinas Perikanan Morowali, yang diduga merugikan keuangan negara hingga Rp3, 9 miliar.

    Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, Kepala Dinas Perikanan dan dua rekannya resmi ditetapkan sebagai tersangka.

    “Ketiga tersangka langsung kita tahan di Rutan Kolonodale untuk menjalani proses hukum selanjutnya, ” terang Kepala Kejaksaan Negeri Morowali, Naungan Harahap, kepada wartawan, Rabu malam (11/2/2026). Pernyataan itu disampaikan didampingi Kepala Seksi Intelijen dan tim penyidik Kejari Morowali.

    Penahanan dilakukan untuk memastikan kelancaran proses penyidikan, mencegah para tersangka melarikan diri, dan menjaga agar barang bukti tidak hilang. Masa penahanan ditetapkan selama 20 hari ke depan, sambil menunggu kelanjutan proses penyidikan.

    Berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, tersangka korupsi pengadaan perahu fiber ini dapat dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. "Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 2 tahun dan maksimal 20 tahun, " tegas Kajari Naungan Harahap.

    Penyidik Kejaksaan Negeri Morowali akan terus mendalami kasus ini lebih lanjut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain. Sejumlah saksi juga telah diperiksa, dan tim penyidik terus mengumpulkan bukti untuk menguatkan proses hukum terhadap para tersangka.

    "Kita akan terus lakukan pengembangan dan kemungkinan bisa jadi ada keterlibatan pihak lain, " pungkas Naungan Harahap saat ditanyakan awak media kemungkinan tersangka lainnya.

    Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan dana publik dan pengadaan sarana perikanan yang seharusnya bermanfaat bagi kesejahteraan nelayan. Penanganan tegas terhadap kasus ini diharapkan memberikan efek jera sekaligus menegakkan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.

    morowali
    Patar Jup Jun

    Patar Jup Jun

    Artikel Sebelumnya

    Kejari Morowali Tetapkan Kadis Perikanan...

    Artikel Berikutnya

    Tokoh Masyarakat sekaligus Mantan Ketua...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Lewat Komsos, Babinsa Koramil 1311-09/Bahodopi Perkuat Sinergi dengan Aparat Desa dan Warga Desa Lele
    Tokoh Masyarakat sekaligus Mantan Ketua DPRD Morowali Dukung Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Dinas Perikanan
    IMIP Fasilitasi Magang Dosen, Kuatkan Kolaborasi Industri–Akademisi
    IBR Fest 2026 Siap Meriahkan Ramadan di Morowali, Ketua Panitia Asfar: Ajang Silaturahmi dan Pemberdayaan UMKM
    Simbol Persaudaraan Antar Daerah, Bupati Morowali Iksan Hadiri HUT ke-66 Kabupaten Konawe
    Kejari Morowali Tetapkan Kadis Perikanan Inisial F dan Dua Orang Lainnya Tersangka Korupsi Pengadaan Perahu Fiber
    IBR Fest 2026 Siap Meriahkan Ramadan di Morowali, Ketua Panitia Asfar: Ajang Silaturahmi dan Pemberdayaan UMKM
    Lewat Komsos, Babinsa Koramil 1311-09/Bahodopi Perkuat Sinergi dengan Aparat Desa dan Warga Desa Lele
    Tokoh Masyarakat sekaligus Mantan Ketua DPRD Morowali Dukung Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Dinas Perikanan
    Banjir Lumpur Kuning Kemerahan Kembali Landa Solonsa Jaya, Diduga Kuat Aktivitas Tambang PT Alaska Jadi Biang Kerok
    Tokoh Masyarakat sekaligus Mantan Ketua DPRD Morowali Dukung Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Dinas Perikanan
    Kasus Korupsi Dinas Perikanan Morowali Terus Dikembangkan, Kejari: Bisa Ada Tersangka Lain
    Safari Ramadan di Bungku Timur, Wabup Iriane Iliyas Ajak Warga Bangun Morowali dengan Iman dan Kebersamaan
    Sekda Morowali Buka Konsultasi Publik Lima Ranperda, Tekankan Penguatan Basis Data Pembangunan
    Polres Morowali Gelar Apel Siaga Ramadhan 1447 H, Wujudkan Kesiapsiagaan Pengamanan Kamtibmas

    Ikuti Kami