MOROWALI, Sulawesi Tengah— Dalam upaya memperkuat tata kelola data yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Satu Data Indonesia (SDI) di Aula Bappelitbangda, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Senin (9/2/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antarperangkat daerah dalam mewujudkan sistem data yang terintegrasi dan terpercaya.
“Forum Satu Data Indonesia ini sangat penting untuk memastikan seluruh data yang digunakan dalam perencanaan pembangunan bersumber dari satu pintu dan memiliki standar yang sama. Dengan begitu, arah pembangunan daerah dapat lebih terukur dan tepat sasaran, ” ujar Sekda.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Forum SDI merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yang mengamanatkan penyediaan data pemerintah secara seragam, terpadu, dan mudah diakses oleh publik maupun lembaga perencana.
Menurut Yusman, pengelolaan data sektoral di tingkat kabupaten membutuhkan sinergi antarlembaga perangkat daerah, mulai dari pengumpulan, validasi, hingga publikasi data. Data yang valid, mutakhir, dan konsisten akan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih efektif dan efisien.
Rakor Forum Satu Data Indonesia kali ini diikuti oleh sejumlah peserta yang terdiri dari Kasubag Program, Fungsional Perencana, serta operator data dari berbagai perangkat daerah, termasuk pengelola portal SDI, e-Walidata, dan Geoportal Kabupaten Morowali.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Morowali berharap dapat meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola data serta memperkuat koordinasi antarinstansi agar proses perencanaan pembangunan berbasis data dapat berjalan optimal.
“Harapan kami, rakor ini dapat menciptakan kesamaan persepsi dan langkah dalam penyediaan data yang berkualitas. Dengan data yang baik, pembangunan daerah akan semakin transparan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, ” tutup Sekda Yusman Mahbub.

Updates.