Bupati Iksan Apresiasi Komitmen PT Vale Bangun Smelter dan Tambang Berkelanjutan di Morowali

    Bupati Iksan Apresiasi Komitmen PT Vale Bangun Smelter dan Tambang Berkelanjutan di Morowali
    Bupati Morowali Iksan Baharuddin Abd Rauf hadiri Bukber PT Vale

    MOROWALI, Sulawesi Tengah– Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abd Rauf, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen PT Vale Indonesia Tbk dalam mendukung pembangunan daerah melalui investasi di sektor pertambangan dan hilirisasi nikel yang berkelanjutan di Kabupaten Morowali.

    Hal tersebut disampaikan Bupati Iksan saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa (10/3/2026), di Port Facilities Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Morowali.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Morowali Herdiyanto Marzuki, Dandim 1311 Morowali Letkol Inf. Abraham Sada Panjaitan, Wakapolres Morowali Kompol I Nyoman Arka Wiyasa, serta jajaran manajemen PT Vale yang dipimpin Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto, Chief Project Officer Muhammad Asril, dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Budiawansyah.

    Dalam sambutannya, Bupati Iksan menilai PT Vale sebagai salah satu perusahaan tambang yang menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah, masyarakat, serta aparat keamanan.

    “Selama satu tahun saya menjabat, hanya sekali kami menghadapi konflik besar dengan PT Vale dan Alhamdulillah seluruh persoalan tersebut dapat diselesaikan tanpa menyisakan masalah. Ini menunjukkan adanya kolaborasi yang kuat antara perusahaan, pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan, ” ujar Iksan.

    Ia juga menilai langkah PT Vale membangun fasilitas pengolahan atau smelter di wilayah Sambalagi serta pengelolaan tambang di Kecamatan Bungku Timur merupakan keputusan strategis yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

    Menurutnya, kehadiran investasi PT Vale di wilayah Morowali telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi peningkatan ekonomi, kesempatan kerja, maupun pembangunan infrastruktur di wilayah sekitar operasional perusahaan.

    Sementara itu, Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto menjelaskan bahwa pengembangan Indonesia Growth Project (IGP) Morowali merupakan investasi strategis perusahaan dengan nilai sekitar 2 miliar dolar Amerika Serikat yang bertujuan memperkuat hilirisasi mineral nasional.

    Proyek tersebut mencakup pengembangan tambang serta pembangunan fasilitas pengolahan berbasis teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) yang ditargetkan mulai beroperasi secara bertahap pada periode 2026 hingga 2027.

    Bernardus menegaskan bahwa seluruh tahapan pengembangan proyek dilakukan dengan mengedepankan prinsip keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap praktik pertambangan berkelanjutan.

    Saat ini, pembangunan infrastruktur tambang dalam proyek IGP Morowali telah mencapai progres konstruksi sebesar 99 persen, sementara pembangunan fasilitas pengolahan HPAL telah mencapai sekitar 27 persen dan terus berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.

    Selain fokus pada pengembangan proyek, PT Vale juga menjalankan berbagai program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional melalui delapan pilar pembangunan sesuai ketentuan Kementerian ESDM, di antaranya pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, sosial budaya, lingkungan, serta pembangunan infrastruktur.

    Melalui sinergi yang terus diperkuat antara perusahaan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan, diharapkan investasi dan pengembangan industri pertambangan di Morowali dapat terus berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

    morowali
    Patar Jup Jun

    Patar Jup Jun

    Artikel Sebelumnya

    Kejari Morowali Usut Dugaan Penggelapan...

    Artikel Berikutnya

    Kejari Morowali Tetapkan Kadis Perikanan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta

    Ikuti Kami